Kudapan sehat puding kaca – Pembinaan keputrian siswi berhalangan SMA Muhammadiyah 2 Surabaya.

Date: 08 april 2017

Kategori :


Berbeda dengan materi pembinaan keputrian jumat lalu, keputrian kali ini, Jum’at 7 April 2017 benar benar mengajarkan soft skill bagi siswi yang kelak akan menjadi seorang istri dan Ibu. Siswi diajarkan untuk membuat puding kaca yang lezat. Memasuki ruang pertemuan sudah tertata rapi peralatan memasak dan bahan bahan untuk membuat puding. Kegiatan ini diikuti sekitar 70 siswi Smamda kelas X dan XI.
Sebagai penyuluh pada pembinaan keputrian kali ini adalah Ibu Reni Astiani. Sebelum kegiatan dimulai, beliau membagikan resep puding kaca. Kemudian satu persatu menunjukkan peralatan dan bahan bahan untuk pembuatan puding kaca. “Membuat puding kaca ini sangat mudah, hanya saja butuh kesabaran karena langkah – langkah yang harus diakukan hingga puding siap disantap.” ungkap Bu Reni. Bahan dasar yang dibutuhkan untuk membuat puding adalah agar – agar, gula pasir, susu kental manis putih dan coklat, air, essence dan citrun. Ada 4 tahapan dalam pembuatan puding. Tahap pertama pembuatan lapisan susu coklat, tahap kedua pembuatan lapisan susu putih, tahap ketiga lapisan rasa buah dan yang terakhir lapisan kaca.

Dalam setiap tahapan dibutuhkan kesabaran karena untuk meletakkan lapisan puding harus menunggu lapisan yang sudah tercetak sebelumnya. Semua siswi sangat antusias mengikuti tiap tahapan dalam membuat puding. Untuk mempercepat lapisan puding kering beberapa siswi mendinginkan dibawah AC. dari semua tahapan pembuatan puding, yang paling disukai siswi pada saat meletakan lapisan ketiga puding yang berbentuk bunga mawar dan buah2 an. Tepat pukul 12.30 puding telah siap dihidangkan. Semua siswi yang hadir langsung menikmati pudding yang mereka buat sendiri. “ wah pudingnya enak sekali, Bunda.” Boleh ya nambah satu lagi,” ujar Shafa, siswi kelas XI MIPA yang mengaku sangat suka makan dan memasak.
Acara rutin setiap Jum’at yang merupakan salah satu program pengurus komite Smamda ini benar benar memberikan banyak manfaat untuk siswi Smamda. Meskipun sedang berhalangan shalat tetap beribadah dengan menimba ilmu pengetahuan yang pada hari ini terkait masak memasak.
Menurut Bu Antari, salah satu pengurus komite bidang pengembangan potensi siswa. siswi Smamda juga harus terampil masak memasak, paling tidak bisa membuat kue atau makanan ringan seperti Puding. Apalagi kelak akan menjadi seorang Ibu.
SMA Muhammadiyah 2 Surabaya memang selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk siswa siswinya, salah satunya adalah progam pembinaan keputrian ini. (Tori)