Wisuda Purna Siswa 2017

Date: 24 mei 2017

Kategori :


Salah satu kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh sekolah adalah kegiatan wisuda, kegiatan yang juga merupakan kegiatan pelepasan siswa dan penyerahan kembali  kepada orang tua adalah acara yang dinantikan siswa di akhir jenjang studinya. SMA Muhammadiyah 2 Surabaya (Smamda) menghelat acara akbar itu pada hari Sabtu (20/5/2017) di Graha ITS mulai pukul 07.00.  Sebanyak 286 siswa kelas XII Smamda resmi diwisuda. Acara yang bertajuk “Excellent Generation in Global Competition”  ini tidak hanya dihadiri oleh orang tua/wali murid tetapi juga kepala Cabang dinas pendidikan provinsi wilayah kota Surabaya Dr. Sukaryantho, M.Si,  Ketua Majelis Dikdasmen PWM Jatim, Ibu Dra.Arbaiyah Yusuf, MA dan Bapak Dr.Biyanto,M.Ag, Drs. H. Muhammad Naim, M.Pd, Drs. H. Marzuki, MA, Majelis Dikdasmen PCM Bapak M. Ridwan, M.Pd.

Mengawali sambutannya Bu Arbaiyah menggunakan bahasa inggris, beliau berpesan agar siswa siswi Smamda tetap bersemangat dalam menuntut ilmu, karena setelah wisuda ini perjuangan meraih masa depan harus dilanjutkan. selain itu beliau juga berpesan agar wisudawan tidak melupakan jasa Bapak Ibu guru. Beliau juga bertanya kepada wisudawan dengan bahasa Arab untuk menguji kemampuan mereka. Diakhir sambutan, beliau membacakan puisi Emha Ainun Najib berjudul Pilih Isi Atau Bungkus.

Sambutan kedua, Bapak Sukaryantho menyampaikan bahwa  Smamda termasuk dalam 20 besar manajemen terbaik di wilayah Jawa Timur, khususnya di wilayah kota Surabaya. Selain itu, ia menambahkan bahwa Smamda termasuk sekolah unggulan yang telah dikenal masyarakat luas.” Hal ini sangat disyukuri oleh Kepala Smamda, Bapak Astajab, S.Pd, M.M, selain seluruh siswanya lulus 100%.

 Acara dilanjutkan dengan pengukuhan kader Muhammadiyah, acara ini menjadi ciri khas wisuda purna siswa Smamda. Bapak Biyanto yang mengukuhkan M. Hadi Prayitno dan Amy Ulya dari perwakilan siswa smamda sebagai kader Muhammadiyah. Pengukuhan kader Muhammadiyah ini sangat penting, setelah menimba ilmu selama tiga tahun di Smamda dan melanjutkan studi ke universitas, semua lulusan Smamda Siap menjadi kader kader Muhammadiyah, tukas Astajab, kepala SMA Muhammadiyah 2

Seperti tahun sebelumnya wisuda purna siswa Smamda selalu mendatangkan nara sumber untuk memberikan orasi ilmiah. Pada kali ini yang memberikan orasi ilmiah adalah Kang Yoto, Bupati Bojonegoro.  Bupati yang di masa kecilnya ingin bercita cita sebagai supir bis ini membagi cerita tentang perjalanan karirnya hingga menjadi Bupati. Menurut beliau cita cita tidak dibakukan. Pertanyaan tentang cita cita itu harus dirubah menjadi How You can life? Yaitu memikirkan apa yang bisa membuat hidup dan optimis. Lebih lanjut beliau juga menyampaikan bahwa kita harus memiliki 7 keterampilan  yaitu terampil berniat baik, terampil merencanakan dan memproduksi apa yang dikontribusikan bagi kehidupan, terampil berkomunikasi, terampil berkolaborasi, Terampil kritis reflektif, terampil berinovasi kreatif dan terampil mengelola hidup yang berbahagia, ridho, syukur, sabar, mujahadah dan ikhlas.

Tibalah saat yang dinanti-nantikan oleh seluruh wisudawan yaitu pembacaan SK Penghargaan ala Smamda.SK yang dibacakan oleh Ibu Rr. Tanti Puspitorini, S.S Waka humas Smamda  membuat wisudawan harap harap cemas. 20 Penghargaan akademik dan non akademik diberikan kepada wisudawan sebagai apresiasi Smamda untuk siswa siswinya. 20 penghargaan itu diantaranya terbaik spiritual, care, discipline, attitude, art, sport, English language, mandarin, Arabic Tahfid, terfavorit. Sedangkan untuk akademik adalah terbaik UN MIPA, UN IPS,UN Bahasa, terbaik program MIPA, IPS dan Bahasa serta wisudawan terbaik. Yang terpilih menjadi Wisudawan terbaik 2017 adalah Adzra Zaky haura, selain mendapatkan predikat wisudawan terbaik, siswi yang diterima di Teknik informatika ITS ini juga meraih penghargaan terbaik program MIPA. Terkait pemilihan siswa sebagai nominasi hingga penentuan terbaik tidak hanya guru yang menentukan tetapi juga polling dari siswa. Smamda memang sangat menghargai  setiap prestasi dan karakter yang dimiliki siswa siswinya. Karena setiap karakter itu unik dan berharga. (Tori)