Smamda Surabaya Menyambut Bulan Dzulhijjah dengan Menggelar Kajian

Smamda – SMA Muhammadiyah 2 Surabaya menyambut bulan Dzulhijjah dengan menggelar kajian bertajuk Amal-amal utama di Bulan Dzulhijjah. Kajian ini dilaksanakan di Masjid Nurul Ilmi Smamda, pada Jumat (07/06/2024) yang diikuti oleh seluruh siswa-siswi Smamda kelas 10 dan 11 serta guru dan karyawan.
Kajian seperti ini rutin digelar setiap tahunnya. Kali ini menghadirkan Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PWM Jawa Timur yaitu Ustadz Dr. H. Achmad Zuhdi Dh, M.Fil I.

Kepala Smamda Surabaya H. Astajab, S.Pd., M.M mengatakan dengan mengusung tema Amal-amal utama di bulan Dzulhijjah ini harapannya anak-anak bisa meneladani dan mengambil ilmu yang disampaikan untuk diterapkan pada diri mereka masing-masing.

”Siswa-siswi sangat perlu memahami makna dari datangnya bulan Dzulhijjah dengan memperbanyak amalan sholeh pada bulan ini sebagai bentuk peningkatkan keimanan dan ketaqwaan”, imbuhnya.

Ketua Majelis Tarjih dan Tajdid PWM Jawa Timur Achmad Zuhdi menjelaskan jika ada dua bulan yang memiliki hari raya seperti yang telah dijelaskan dalam HR. Bukhari 1912 dan Muslim 1089 yaitu “Ada dua bulan yang pahala amalnya tidak akan berkurang yaitu bulan Ramadan dan bulan Dzulhijjah”.

Ahmad Zuhdi juga menjelaskan bahwa amalan-amalan utama di bulan Dzulhijah. Pertama, memperbanyak melaksanakan amalan shaleh di 10 hari pertama Dzulhijjah, misalnya mengerjakan shalat sunah dan memperbanyak bersedekah. Keunggulan dari amal yang dikerjakan bergantung pada niat tulus dan ikhlas.

Dosen UINSA ini juga menyampaikan jika tidak ada amal uang yang begitu istimewa dan lebih dicintai oleh Allah melebihi amal yang dilakukan di 10 bulan Dzulhijjah yaitu tanggal 1-10 Dzulhijjah

“Kecuali orang yang berjihad dengan seluruh jiwa dan raganya lantas ia berpulang dalam keadaan syahid, inilah amalan yang bisa mengungguli amalan yang dilakukan di 10 hari di awal Dzulhijjah”, jelas Ustadz Dr. H. Achmad Zuhdi Dh, M.Fil I.

Amalan yang kedua yaitu melaksanakan puasa di hari Arafah tanggal 9 Dzulhijjah. Menurut Achmad Zuhdi puasa pada hari ini merupakan puasa yang memiliki pahala yang sangat besar dibandingkan dengan puasa yang lain. Berpuasa di hari Arafah juga dapat menghapus dosa setahun yang lalu dan setahun yang akan datang berdasar pada HR. Ahmad dan Muslim. “Tak hanya di tgl 9 saja, di tanggal 1-8 juga dianjurkan untuk berpuasa namun keutamaannya berbeda, khusus tanggal 9 Dzulhijjah ini puasa yang perlu ditekankan”, imbuhnya. Ustadz Achmad Zuhdi juga mengingatkan untuk tidak mengkhususkan puasa di hari tarwiyah yakni 8 Dzulhijjah.

Amalan selanjutnya yaitu dengan memperbanyak bertakbir dan berdzikir. Memperbanyak takbir dan dzikir pada hari yang telah ditentukan dimana sebaik-baiknya doa yaitu doa pada hari Arafah.

Amalan yang kelima yaitu menyembelih qurban menyembelih hewan. Achmad Zuhdi juga menyarankan jika hendak berqurban sedapat mungkin mencari sapi yang besar dan juga gemuk.

Ustadz Dr. H. Achmad Zuhdi juga berpesan untuk memperbanyak amal saleh apapun itu dan melaksanakan amal-amal kebajikan.

Penulis: Eka Haris Prastiwi