Tips Hidup Bahagia Menurut Agus Ali Fauzi

Smamda – Tips hidup bahagia dikupas oleh motivator dr Agus Ali Fauzi PGD Pall Med (ECU) dalam kajian SMA Muhammadiyah 2 Surabaya, Rabu (7/2/2024).

Kajian Isra Mikraj 1445 H ini bertajuk Shalat dan Kesehatan Jiwa. Digelar di Gedung Smamda Tower lantai 2. Diikuti oleh seluruh warga Smamda, mulai dari siswa, guru, hingga karyawan.

Dokter Agus Ali Fauzi yang akrab dipanggil Pak Ustadz sering menyampaikan tips hidup bahagia untuk motivasi kepada kelompok masyarakat. Juga  pasien-pasien penyakit kanker agar termotivasi sembuh dan ikhlas menjalani hidup.

Di Smamda ia memaparkan kondisi good mental health atau kesehatan mental yang baik ditandai ketika kejiwaan, pikiran dalam keadaan tenang dan damai. Itulah kunci hidup bahagia.

“Kejiwaan yang baik itu pasti membuat orang mudah dalam berpikir lebih jernih dan fokus saat beraktivitas. Sama halnya dengan kesehatan fisik, kesehatan mental juga penting untuk dijaga,” jelasnya.

Ia menambahkan seseorang dengan mental baik juga optimal untuk mengetahui potensi diri dalam menghadapi permasalahan hidup, tantangan, hingga menjalin hubungan yang positif dengan orang lain.

Sebaliknya, kata dia, kondisi mental yang buruk juga berdampak buruk terhadap emosi, suasana hati, dan kemampuan seseorang dalam berpikir.

“Kalau tidak ditangani yang tepat, kondisi mental yang buruk ini dapat memicu permasalahan kehidupan sehari-hari. Akhirnya memengaruhi kualitas hidup penderitanya, jadi stres, nggak bisa fokus. Ini pasti mengganggu di tempat kerja, sekolah, hingga merusak hubungan sosial dengan orang lain,” ungkapnya.

Menurut dia, kesehatan mental atau juga dikenal dengan mental health adalah kondisi kesehatan yang berkaitan dengan kejiwaan, psikis, dan emosi seseorang. Dengan kata lain, ujar dia, seseorang yang memiliki ketenangan jiwa dalam menjalani hidupnya berarti memiliki kondisi mental yang baik.

Dia menyampaikan, orang yang punya gangguan mental biasanya merasa kesulitan dalam mengendalikan emosi bahkan dapat memengaruhi hubungannya dengan orang lain, kemampuannya dalam berpikir, atau bahkan memicu munculnya keinginan untuk melukai diri sendiri.

”Nah akar dari gangguan kesehatan jiwa sebenarnya punya kunci utama hanya satu yaitu ibadah, shalat. Banyak sekali manfaat dari shalat yang kita lakukan lima waktu dalam sehari itu. Mulai dari manfaat fisik, hingga jiwa, semuanya ada,” jelasnya.

Dokter Agus juga mengingatkan, kalau sering berolah raga tentu saja badan akan lebih fit, sehat, dan bugar. Olahraga terbaik ya lewat shalat itu. Coba saja ketika kita melakukan shalat dengan niat dan gerakan yang fokus tentu manfaat akan mengalir otomatis mulai dari pikiran hingga fisik.

Dalam momen peringatan Isra Mi’raj itu, ia menegaskan salah satu manfaat dari shalat mampu menjaga kesehatan mental.

Gerakan-gerakan yang terdapat dalam shalat menjadi bentuk olahraga. Olahraga terbaik ini diakui banyak orang, tak hanya menjaga kebugaran fisik, tapi juga berperan penting untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan mental.

“Olahraga dalam shalat itu melibatkan seluruh aspek kehidupan termasuk aspek fisik, sosial, spiritual dan psikologis. Sehingga yang terjadi ketika melaksanakan salat, manusia bisa merasa adanya keharmonisan dan kedamaian sepenuhnya dari dalam diri. Shalat juga mampu menghilangkan stres dan rasa cemas,” jelasnya.

Lewat shalat saja, tegas dia, manusia bisa mendapatkan mental yang sehat. Shalat yang dilakukan dengan khusyuk memberikan ketenangan jiwa.

Seperti doa-doa yang diucapkan sehingga jiwa manusia terasa lebih dekat dengan-Nya. ”Hal ini berdampak baik dalam memberikan rasa tenang dalam menjalani kehidupan,” pungkasnya menyampaikan tips hidup bahagia.

Penulis Fibrina Aquatika Editor Sugeng Purwanto