Diuji Langsung Tim Kemenag, Sembilan Siswa Tahfidz Smamda Tunjukkan Kualitas Hafalan

SMAMDA.NET – Suasana khidmat menyelimuti Laboratorium Bahasa Smamda Tower pada Selasa (10/2/2026). Sejak pukul 08.00 WIB, lantunan ayat suci Al-Qur’an bergema lembut, mengiringi pelaksanaan munaqosyah tahfidz Al-Qur’an bagi siswa kelas XII Program Tahfidz SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya.

Kegiatan sakral ini berlangsung hingga pukul 11.00 WIB dan diikuti sembilan peserta yang seluruhnya telah menempuh proses pembinaan tahfidz yang panjang dan tidak mudah.

Berbeda dari ujian tahfidz pada umumnya, munaqosyah kali ini memiliki nilai strategis karena para peserta diuji langsung oleh tim penguji dari Kementerian Agama (Kemenag). Kehadiran penguji eksternal tersebut menjadi bentuk pengakuan sekaligus penguatan kualitas program tahfidz Al-Qur’an yang dikembangkan Smamda.

Sejak awal kegiatan, para peserta terlihat mempersiapkan diri dengan serius. Satu per satu siswa memasuki ruang ujian dan melantunkan hafalan sesuai potongan ayat yang ditentukan penguji. Ketepatan bacaan, kelancaran hafalan, penerapan hukum tajwid, hingga ketenangan saat murojaah menjadi aspek penting dalam penilaian.

Kepala SMA Muhammadiyah 2 Surabaya Mukhlasin ST MPd menegaskan bahwa munaqosyah tahfidz bukan sekadar evaluasi akhir, melainkan bagian dari proses pendidikan karakter berbasis Al-Qur’an yang menjadi ruh sekolah.

“Munaqosyah ini adalah proses untuk menilai sejauh mana kemampuan hafalan anak-anak. Selain itu, dengan menghadirkan penguji dari luar sekolah, dalam hal ini Kemenag, hal tersebut juga menjadi bahan evaluasi bagi sistem pembelajaran tahfidz di Smamda. Sesuatu yang kurang akan kita evaluasi, yang sudah bagus kita pertahankan, dan syukur-syukur bisa kita kembangkan,” ungkapnya.

Dia juga menyampaikan apresiasi kepada tim Kemenag yang telah meluangkan waktu untuk menguji secara langsung para peserta sehingga hasil munaqosyah memiliki legitimasi dan standar yang kuat.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang ISMUBA Alif Jatmiko MThI menjelaskan bahwa pelaksanaan munaqosyah bersama tim Kemenag merupakan bukti komitmen kuat Smamda dalam menjalankan dan mengembangkan program Tahfidz Al-Qur’an.

“Kegiatan munaqosyah ini bukan sekadar ajang evaluasi hafalan, tetapi merupakan bukti nyata kesungguhan, kedisiplinan, dan perjuangan panjang para siswa dalam menjaga dan menghafalkan Al-Qur’an,” jelasnya.

Alif berharap Program Tahfidz Smamda terus berkembang dan melahirkan generasi Qur’ani yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, serta menjadi uswatun hasanah di tengah masyarakat.

Bagi para peserta, munaqosyah menjadi momen penuh tantangan sekaligus kebanggaan. Salah satu peserta, Dimas Satria Wedhasmara dari kelas 12.12, mengungkapkan bahwa ujian ini menjadi pengalaman spiritual yang sangat berkesan baginya.

“Rasa gugup pasti ada, apalagi diuji langsung oleh tim dari Kemenag. Namun justru di situ kami belajar untuk lebih tenang dan yakin dengan hafalan yang sudah kami jaga selama ini. Ini menjadi pengalaman yang tidak akan kami lupakan,” tuturnya.

Dimas juga menyampaikan terima kasih kepada pihak sekolah yang telah memfasilitasi persiapan munaqosyah sehingga para peserta dapat menyiapkan diri dengan sebaik mungkin.

Peserta lainnya, Keysa Luckyta Wiratno dari kelas 12.13, menuturkan bahwa munaqosyah menjadi titik refleksi atas perjalanan panjangnya bersama Al-Qur’an.

“Proses menghafal tidak selalu mudah, ada lelah dan jenuh. Namun dukungan ustadz dan ustadzah membuat kami terus bertahan. Munaqosyah ini bukan akhir, justru awal untuk lebih bertanggung jawab menjaga hafalan Al-Qur’an seumur hidup,” ujarnya.

Luckyta menambahkan, sekolah sangat mendukung persiapan munaqosyah, seperti memberikan kelonggaran tidak mengikuti pelajaran tertentu untuk setoran hafalan kepada para pembimbing. Hal itu menjadi motivasi tambahan bagi peserta agar memperoleh hasil maksimal saat pelaksanaan munaqosyah.

Pelaksanaan munaqosyah berlangsung tertib, lancar, dan penuh kekhusyukan. Seluruh peserta mengikuti rangkaian ujian hingga akhir dengan disiplin tinggi. Pihak sekolah berharap hasil munaqosyah ini menjadi bekal penting bagi para siswa sebelum menyelesaikan pendidikan di Smamda.

Melalui kegiatan ini, Smamda kembali menegaskan komitmennya sebagai lembaga pendidikan Muhammadiyah yang konsisten mengintegrasikan keunggulan akademik dan nilai-nilai keislaman, serta menyiapkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral.

Author:

I Am the Admin