SMAMDA.NET – Ajang OlympicAD VIII 2026 di Makassar, Sulawesi Selatan, resmi berakhir pada Sabtu, 14 Februari 2026. Kompetisi tingkat nasional yang diikuti sekitar 8.000 pelajar dari 36 provinsi ini menjadi panggung prestasi bagi generasi muda Muhammadiyah, termasuk Aquiza Tsaniafeli Windiani dari SMA Muhammadiyah 2 Surabaya (Smamda).
Siswi kelas X.5 yang juga kader IPM tersebut sukses membawa pulang medali perunggu dalam cabang Lomba Dakwah Digital. Pengumuman pemenang yang disampaikan pada Kamis sore (13/2) disambut haru dan kebahagiaan oleh Aquiza.
Lahir di Surabaya, 25 Juni 2009, Aquiza merupakan anak bungsu dari dua bersaudara. Ia bercita-cita menjadi seorang lawyer dan ingin tumbuh sebagai generasi Islam berakhlak dalam menyongsong Indonesia Emas 2045.
Terkait lomba yang diikutinya, Aquiza mengaku sempat merasa gugup dan tegang saat pertama kali tampil di ajang nasional. Namun suasana kompetisi yang kondusif serta dukungan juri membuatnya lebih tenang.
“Senang sekali, saya menang mendapat perunggu. Mungkin tidak besar, tetapi ini pencapaian besar dalam hidup saya,” ujarnya.
Guru pembimbingnya, Bayu Destri, menilai Aquiza memiliki kemampuan public speaking yang baik serta kepercayaan diri tinggi.
“Meskipun baru kelas 10, Felin memiliki tingkat kepercayaan diri yang tinggi dan manajemen waktu yang baik,” jelasnya.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Smamda Hendy Bayu menyebut prestasi ini sebagai awal kemenangan bagi sekolah. Ia berharap capaian Aquiza dapat memotivasi peserta lain yang juga berlaga di babak final.
Beberapa siswa Smamda yang turut berkompetisi antara lain Alianna Brahmarani Shalikha (Olimpiade Kebumian), Ahmad Fahim Abdillah (Story Telling), serta Khefy Salwa Meyhuan Priyanto dan Raya Fortuna (Ismu in English).
OlympicAD VIII 2026 yang digelar pada 12–14 Februari 2026 ini menjadi ajang pembinaan talenta muda untuk mencetak generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045.

