Persiapkan Masa Depan Mahasiswa Baru, Program “Orang Tua Mengajar” Bedah Seluk-Beluk Dunia Perkuliahan

SMAMDA.NET – Dalam upaya menjembatani transisi siswa sekolah menengah menuju jenjang pendidikan tinggi, kegiatan sosialisasi bertajuk “Orang Tua Mengajar” (OTM) sukses digelar dengan memaparkan materi komprehensif mengenai dinamika perkuliahan hingga persiapan dunia kerja. Kegiatan ini bertujuan memberikan gambaran nyata kepada para siswa sebagai calon mahasiswa baru bahwa kuliah bukan sekadar tentang belajar di kelas, melainkan sebuah kawah candradimuka untuk menjadi tenaga profesional.

Kegiatan OTM kali ini diisi oleh Abdul Khairul Rizki Purba, dr., M.Sc., M.Pd.Ked., Sp.FK., Ph.D. yang merupakan dosen pengajar pada Fakultas Kedokteran, Universitas Airlangga. Beliau berbagi kisah mengenai perjalanan dan perjuangan kuliah selama 18 tahun di dalam dan luar negeri.

Dalam sesi tersebut, dipaparkan perbedaan mendasar antara sistem belajar di SMA (Pedagogi) yang masih sangat diarahkan guru, dengan sistem di perguruan tinggi (Andragogi) yang menuntut kemandirian penuh dari mahasiswa dalam mengatur jadwal dan motivasi belajar. Peserta juga diajak memahami perbedaan antara jalur akademik (S1) yang fokus pada teori dan riset, dengan jalur vokasi (D3-D4) yang lebih menekankan pada praktik langsung dan kesiapan kerja industri.

Materi OTM ini juga menekankan bahwa aktivitas mahasiswa sangatlah luas, mencakup implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi yang meliputi pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Mahasiswa didorong untuk aktif di luar kelas melalui magang, Kuliah Kerja Nyata (KKN), praktikum di laboratorium, hingga seminar-seminar untuk memperluas jaringan.

“Kuliah adalah tempat latihan sebelum masuk ke dunia nyata,” ungkap pemateri saat menjelaskan kaitan antara aktivitas kampus dengan dunia profesional. Sebagai contoh, tugas kelompok melatih kerja sama tim, sementara revisi skripsi dan tekanan ujian membentuk resiliensi atau ketahanan mental yang sangat dibutuhkan di dunia kerja.

Selain aspek kegiatan, sosialisasi ini juga memberikan edukasi mengenai sistem penilaian seperti SKS dan IPK, serta tahapan akhir kelulusan yang terdiri dari Yudisium dan Wisuda. Siswa diingatkan pentingnya memilih program studi dengan memperhatikan akreditasi (BAN-PT/LAM) karena hal tersebut berpengaruh besar pada peluang karier dan syarat administrasi beasiswa di masa depan.

Melalui program OTM ini, diharapkan orang tua dapat memberikan dukungan yang tepat bagi anak-anak mereka, mengingat kesuksesan di kampus bukan hanya milik mereka yang jenius, tetapi mereka yang konsisten, disiplin, dan mampu beradaptasi dengan lingkungan terbaik untuk berkembang

Putri Nur Masita

Author:

I Am the Admin