Sambut 412 Siswa Baru, Smamda Surabaya Gelar Inaugurasi dan Penutupan Fortasi 2026

SMAMDA.NET – Kemeriahan dan rasa haru mewarnai Hall Mas Mansyur lantai 6 Smamda Tower pada Sabtu (18/07/2026). SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya sukses menggelar acara Inaugurasi sekaligus Penutupan Forum Ta’aruf Siswa (Fortasi) tahun ajaran 2026/2027. Acara ini dihadiri oleh seluruh peserta Fortasi yang merupakan siswa-siswi baru kelas X, didampingi oleh orang tua/wali murid, serta seluruh jajaran guru dan karyawan Smamda.

Dalam sambutannya, Kepala Smamda Surabaya, Mukhlasin, S.T., M.Pd, mengucapkan selamat datang kepada 412 siswa baru kelas X yang telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar Smamda. Beliau memaparkan visi besar sekolah untuk membentuk generasi yang Islami, modern, dan berprestasi.

“Warga Smamda harus bersatu untuk mewujudkan visi dan misi ini. Indikator utama yang ingin kita capai adalah kesalehan pribadi dan sosial, serta kontribusi nyata bagi masyarakat,” tegas Mukhlasin.

Mukhlasin juga menekankan pentingnya kedisiplinan dan pembentukan karakter di sekolah. Beberapa poin penting yang disampaikan antara lain ketepatan waktu di mana siswa wajib sudah berada di sekolah maksimal pukul 06.30 WIB tanpa alasan. Selain itu, ada kewajiban salat Ashar berjamaah di sekolah agar ibadah siswa tetap terjaga hingga tiba di rumah, serta penguatan literasi Al-Qur’an melalui program Tahfidz saat kenaikan kelas.

Di era digital, siswa juga dituntut paham teknologi sekaligus bijak dan dewasa dalam menggunakannya. Terlebih, Smamda membuka peluang emas melalui program internasional Double Track Jerman (MGE).

“Prestasi tidak hanya dilihat dari sisi akademik. Harapan kami adalah memunculkan salah satu kelebihan unik dari setiap anak agar mereka sukses. Kami ingin membangun semangat pantang menyerah, kemampuan teknologi, kewirausahaan, serta kepemimpinan yang berlandaskan iman dan takwa,” tambahnya.

Turut hadir memberikan arahan, Sekretaris Majelis Pendidikan Dasar dan Menengah serta Pendidikan Nonformal (Dikdasmen dan PNF) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Dr. Eko Hardi Ansyah, M.Psi. Dalam sambutannya, ia menyoroti berbagai persoalan moral dan ekonomi yang sedang terjadi di sekitar kita saat ini. Menurutnya, dunia sedang tidak baik-baik saja, dan remaja generasi sekarang rentan merasa tidak bahagia karena tingginya tuntutan inovasi, kreativitas, dan kinerja. Oleh karena itu, sinergi antara sekolah dan orang tua sangat penting dalam mendampingi kedewasaan anak.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan kurikulum oleh Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Mustakim, S.Pd. Sebagai salah satu Sekolah Model, Smamda terus melakukan inovasi sistem pembelajaran. Mulai tahun ajaran 2026/2027, Smamda resmi membuka Kelas Olimpiade Matematika. Program ini diproyeksikan untuk mencetak kader unggul yang siap bersaing di ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN), baik di tingkat kota, provinsi, hingga nasional. Mustakim juga menjelaskan sistem evaluasi berkala yang diterapkan sekolah, mulai dari tes awal masuk (asesmen diagnostik) untuk memetakan kemampuan siswa, hingga metode assessment as learning, assessment for learning,* dan assessment of learning.

Memasuki sesi berikutnya, Smamda secara resmi memperkenalkan seluruh jajaran guru pengajar yang akan mengampu mata pelajaran di kelas X. Momen keakraban semakin terasa saat satu per satu wali kelas X diperkenalkan ke depan panggung. Pengenalan ini bertujuan agar terjalin komunikasi dan sinergi yang kuat antara pihak sekolah dan orang tua dalam mengawal proses akademik serta perkembangan karakter siswa selama menempuh pendidikan di Smamda.

Suasana Hall Mas Mansyur semakin bergemuruh saat panitia mengumumkan penghargaan bagi para peserta Fortasi terbaik yang dinilai paling aktif dan disiplin selama kegiatan berlangsung, sekaligus pemberian sertifikat penghargaan untuk pemenang Fortasi Got Talent juga peserta terbaik. Acara Inaugurasi ini kemudian ditutup dengan penampilan unjuk kreasi yang memukau dari para pemenang Fortasi Got Talent juga persembahan dari panitia IPM. Penampilan bakat dari para siswa baru ini sukses menghibur seluruh hadirin dan menjadi bukti awal bahwa siswa-siswi Smamda Surabaya siap berprestasi, tidak hanya di bidang akademik tetapi juga non-akademik.

Anargya Yulistyasani dan Eka Haris Prastiwi

Author:

I Am the Admin