Smamda Surabaya Perkuat Program Internasional melalui Koordinasi Bersama Wali Murid Kelas X

SMAMDA.NET – Dalam upaya memperkuat sinergi antara sekolah dan orang tua serta menyiapkan siswa menghadapi tantangan global, SMA Muhammadiyah 2 Surabaya (smamda) menggelar Koordinasi Wali Murid Kelas X Program Internasional pada Rabu, 29 Juli 2026, di Lantai 2 Smamda Tower. Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkenalkan arah pengembangan Program Internasional, sistem pembelajaran, kurikulum, serta berbagai program yang akan ditempuh siswa selama menempuh pendidikan di smamda.

Kegiatan diawali dengan sambutan dan pemaparan dari Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Mustakim, S.Pd. Dalam pemaparannya, beliau menyampaikan bahwa Program Internasional merupakan program yang telah lama berkembang di smamda, bahkan telah dimulai sejak masa penerapan program Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) sekitar tahun 2008.

“Program Internasional ini bukanlah program baru di smamda. Program ini telah ada sejak era SBI sekitar tahun 2008 dan terus berkembang hingga saat ini. Ke depan, kami akan terus memperluas jejaring internasional, salah satunya melalui kerja sama dengan sister school di berbagai negara,” ujar Mustakim, S.Pd.

Mustakim menambahkan bahwa Program Internasional diharapkan dapat terus berkembang menjadi salah satu program unggulan smamda. Pada tahun ajaran 2026–2027, Program Internasional membuka lima kelas dengan jumlah sekitar 125 siswa. Setiap kelas terdiri atas kurang lebih 25 siswa. Jumlah tersebut sejalan dengan jumlah siswa kelas XII Program Internasional yang telah menyelesaikan pendidikan di smamda.

“Alhamdulillah, tahun ini terdapat lima kelas Program Internasional dengan jumlah sekitar 125 siswa. Jumlah tersebut sama dengan jumlah siswa Program Internasional kelas XII yang telah menyelesaikan pendidikan di smamda. Kami berharap program ini semakin berkembang dan menjadi salah satu program unggulan yang mampu memberikan pengalaman belajar berwawasan global kepada siswa,” tambahnya.

Selanjutnya, Mas’ad Fachir, S.Kom., M.MT. menyampaikan gambaran umum mengenai perkembangan dan pelaksanaan Program Internasional. Beliau menjelaskan bahwa jumlah siswa Program Internasional tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal tersebut menunjukkan semakin tingginya minat masyarakat terhadap program yang memberikan pengalaman belajar dengan wawasan global.

“Jumlah siswa Program Internasional tahun ini mencapai sekitar 125 siswa dan mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Hal ini menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas dan mengembangkan berbagai program yang dapat memberikan pengalaman belajar terbaik bagi siswa,” ungkap Mas’ad Fachir, S.Kom., M.MT.

Dalam pelaksanaannya, Program Internasional didukung oleh tim yang terdiri atas Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, International Program Team, guru Bahasa Inggris, serta wali kelas Program Internasional.

Program Internasional smamda bertujuan memberikan pilihan pendidikan yang berwawasan global, meningkatkan daya saing siswa, serta memperluas pemahaman mereka terhadap dunia internasional. Melalui berbagai kegiatan, termasuk program student exchange, siswa diharapkan dapat memperoleh pengalaman langsung mengenai kehidupan dan budaya di lingkungan internasional. Selain itu, program ini juga memberikan wawasan mengenai peluang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di luar negeri.

“Melalui Program Internasional, kami ingin memberikan pilihan pendidikan yang mampu meningkatkan daya saing siswa. Tidak hanya mengembangkan kemampuan akademik dan Bahasa Inggris, siswa juga diberikan pengalaman untuk memahami dunia internasional melalui berbagai program, termasuk student exchange, serta memperoleh wawasan mengenai peluang melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di luar negeri,” jelas Mas’ad.

Dalam bidang kurikulum, Program Internasional tetap mengacu pada Kurikulum Nasional dan kurikulum Al-Islam, Kemuhammadiyahan, dan Bahasa Arab (Ismuba) yang diperkaya dengan kurikulum dari negara-negara maju. Untuk pembelajaran Sains, smamda mengadopsi materi dan pendekatan pembelajaran berbasis kurikulum Cambridge.

Berbagai program telah disiapkan sesuai dengan jenjang kelas. Pada kelas X atau 10th Grade Program, siswa akan mengikuti program TOEFL. Siswa juga akan menggunakan buku bilingual, memperoleh pembelajaran Matematika bersama native speaker, mengikuti pendaftaran ICAS, serta mendapatkan prioritas untuk mengikuti program student exchange.

Selain itu, siswa kelas X akan mengikuti English Class, English Camp, serta persiapan dan pelaksanaan IGCSE (English as a Second Language). Program lain yang direncanakan meliputi kunjungan edukatif ke kantor Konsulat Jenderal dan Kedutaan Besar.

Sebelum mengikuti English Class, siswa akan menjalani placement test yang mencakup kemampuan listening dan speaking. Hasil tes tersebut digunakan untuk menentukan tingkat kemampuan Bahasa Inggris siswa, yaitu basic, intermediate, atau advanced, sehingga pembelajaran dapat disesuaikan dengan kemampuan masing-masing siswa.

Sementara itu, siswa kelas XI atau 11th Grade akan mengikuti ICAS Test, menggunakan buku bilingual, memperoleh pembelajaran Matematika bersama native speaker, serta mendapatkan prioritas dalam program student exchange. Siswa juga akan mengikuti IGCSE Cambridge Test, program persiapan IELTS, dan study excursion.

Pada jenjang kelas XII, Program Internasional memberikan dukungan melalui penggunaan buku bilingual, pelaksanaan Cambridge Linguaskill Test, serta pendampingan bagi siswa yang berencana melanjutkan pendidikan ke luar negeri.

“Setiap jenjang memiliki program yang dirancang secara bertahap. Mulai dari penguatan kemampuan Bahasa Inggris, pengembangan kompetensi akademik berstandar internasional, pengalaman pertukaran pelajar, hingga pendampingan bagi siswa yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri. Kami berharap seluruh program tersebut dapat menjadi bekal bagi siswa untuk siap menghadapi tantangan global,” pungkas Mas’ad.

Setelah pemaparan mengenai Program Internasional, para wali murid berkumpul sesuai dengan kelas putra-putrinya. Kegiatan dilanjutkan bersama wali kelas dan guru Bimbingan dan Konseling (BK) untuk menyampaikan program kelas, membentuk Ikatan Wali Murid (Ikwam) Kelas, serta menyosialisasikan agenda pengajian kelas.

Melalui kegiatan koordinasi ini, diharapkan terjalin sinergi yang kuat antara sekolah dan wali murid dalam mendampingi perkembangan akademik maupun karakter siswa. Dengan dukungan seluruh pihak, Program Internasional smamda diharapkan terus berkembang sebagai program unggulan yang mampu membekali siswa dengan kompetensi global, kemampuan berbahasa Inggris, serta kesiapan untuk melanjutkan pendidikan dan berkiprah di dunia internasional.

Eka Haris Prastiwi

Author:

I Am the Admin