
SMAMDA.NET – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh siswi SMA Muhammadiyah 2 Surabaya, Sophia Hanana Wijaya dari kelas XI.7. Sophia berhasil meraih Juara 3 dalam ajang Roudoku Taikai, yaitu lomba membaca cerita dalam bahasa Jepang yang diselenggarakan di Universitas 17 Agustus 1945 (UNTAG) Surabaya pada Sabtu, 25 Juli 2026.
Atas prestasi tersebut, Sophia berhak membawa pulang piala, sertifikat penghargaan, serta uang pembinaan. Keberhasilan ini menjadi pencapaian istimewa karena merupakan pengalaman pertamanya mengikuti kompetisi Roudoku.
Sophia mengungkapkan bahwa persiapan yang dimilikinya terbilang sangat singkat. Ia baru mulai berlatih secara intensif sekitar satu minggu sebelum perlombaan sehingga sempat merasa kurang percaya diri untuk bersaing dengan peserta lainnya.
> “Saya sempat merasa tidak yakin bisa lolos ke babak final karena waktu persiapannya sangat singkat. Alhamdulillah, ternyata saya berhasil masuk final dan meraih Juara 3. Saya sangat bersyukur karena ini adalah pengalaman pertama saya mengikuti lomba Roudoku,” ungkap Sophia.
Sebelumnya, Sophia lebih sering mengikuti kompetisi Kakikitori, yaitu lomba menyimak kalimat dalam bahasa Jepang dan menuliskannya kembali. Meski pernah mencapai babak final, saat itu ia belum berhasil meraih juara. Pengalaman tersebut justru menjadi penyemangat hingga akhirnya mampu meraih prestasi pada kompetisi Roudoku tahun ini.
Menariknya, Sophia mengaku tidak memberi tahu kedua orang tuanya bahwa dirinya mengikuti perlombaan karena masih merasa malu dan kurang percaya diri. Ia baru menyampaikan kabar tersebut setelah diumumkan sebagai Juara 3.
Kedua orang tuanya, Aricho Martha Wijaya dan Elies Frida Retnani, mengaku bangga dan bahagia atas pencapaian putrinya. Mereka juga terus memberikan dukungan terhadap hobi Sophia dalam mempelajari bahasa asing dan berharap prestasi tersebut menjadi langkah awal menuju pencapaian yang lebih tinggi.
Ke depan, Sophia menargetkan dapat meraih hasil yang lebih baik pada Lomba Roudoku JPC UNESA yang akan diselenggarakan pada bulan Oktober, serta mengikuti berbagai kompetisi Roudoku yang diadakan oleh universitas lain. Untuk mewujudkan target tersebut, ia akan terus berlatih membaca huruf hiragana dan katakana, memperbanyak hafalan kanji, serta meningkatkan kemampuan penghayatan karakter, intonasi, dan penyampaian cerita agar pembacaan dalam bahasa Jepang terdengar lebih natural dan ekspresif.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan SMA Muhammadiyah 2 Surabaya, Bapak Hendy Bayu Pratama, menyampaikan apresiasi atas prestasi yang diraih Sophia. Menurutnya, keberhasilan tersebut membuktikan bahwa keberanian mencoba dan ketekunan dalam berlatih akan menghasilkan pencapaian yang membanggakan.
> “Kami mengucapkan selamat kepada Sophia Hanana Wijaya atas prestasi yang berhasil diraih. Semoga keberhasilan ini menjadi inspirasi bagi seluruh siswa untuk terus berani mencoba, mengembangkan bakat, dan tidak takut menghadapi kegagalan. Setiap pengalaman adalah proses belajar yang akan membawa kita menuju prestasi yang lebih tinggi. Sekolah akan terus memberikan dukungan dan kesempatan kepada seluruh siswa agar mampu mengembangkan potensi terbaiknya, baik di bidang akademik maupun nonakademik.”
Di akhir wawancara, Sophia berharap sekolah terus memberikan dukungan kepada siswa yang ingin mengikuti berbagai perlombaan. Menurutnya, kegagalan dalam sebuah kompetisi bukanlah akhir dari segalanya, melainkan bagian dari proses untuk belajar, berkembang, dan meraih keberhasilan di kesempatan berikutnya. Ia juga berharap sekolah senantiasa memberikan apresiasi kepada siswa yang berani mengembangkan diri melalui berbagai ajang kompetisi.
Prestasi yang diraih Sophia menjadi bukti bahwa semangat belajar, keberanian mencoba hal baru, dan kerja keras mampu menghasilkan pencapaian yang membanggakan. Diharapkan keberhasilan ini dapat memotivasi siswa-siswi SMA Muhammadiyah 2 Surabaya untuk terus berkarya, berprestasi, dan mengharumkan nama sekolah di tingkat regional maupun nasional.
Nizam Umarushalih


Anda harus log masuk untuk menerbitkan komentar.