Siswa Smamda Tembus IUP UNAIR, Almira: “Bangga dan Tak Menyangka”

SMAMDA.NET – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan siswa SMA Muhammadiyah 2 Surabaya (Smamda). Sejumlah siswa berhasil lolos seleksi International Undergraduate Program (IUP) di perguruan tinggi negeri ternama, khususnya Universitas Airlangga (UNAIR), bahkan ada yang juga diterima di Universitas Brawijaya (UB).

International Undergraduate Program (IUP) merupakan program sarjana berkelas internasional yang menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar utama. Program ini dirancang untuk menyiapkan mahasiswa agar mampu bersaing di tingkat global, biasanya melalui kurikulum internasional, kolaborasi dengan universitas luar negeri, serta peluang mengikuti pertukaran pelajar atau double degree.

Proses seleksinya pun lebih ketat karena tidak hanya menilai kemampuan akademik, tetapi juga kompetensi bahasa Inggris, motivation letter, hingga wawancara.
Salah satu siswa yang berhasil lolos adalah Almira Azmi Prasetya (12.3) yang diterima di Program Studi Kedokteran UNAIR melalui jalur IUP. Ia mengaku perasaannya campur aduk saat mengetahui hasil seleksi.

“Jujur, saya merasa campur aduk antara senang, kaget, dan tidak menyangka. Proses belajar yang saya jalani cukup panjang, dan persaingannya sangat kompetitif. Saat pengumuman, saya sedang video call dengan orang tua, dan ketika dinyatakan lolos, saya merasa sangat bangga dengan diri sendiri,” ungkap Almira.

Sejak awal, Almira memang telah menargetkan jalur IUP sebagai pilihan utamanya. Ia menyadari potensi yang dimilikinya, khususnya dalam kemampuan bahasa Inggris, sehingga mendorongnya untuk mempersiapkan diri lebih awal.

“Saya mulai mempersiapkan diri sejak kelas 11, termasuk mengikuti les TOEFL. Prosesnya cukup panjang, terutama saat menyusun motivation letter yang harus direvisi berkali-kali. Meskipun sudah menargetkan, tetap saja saya tidak menyangka bisa lolos karena persaingannya sangat ketat,” jelasnya.

Dalam proses seleksi, Almira menerapkan strategi belajar yang konsisten dan terarah. Ia rutin berlatih soal, mempelajari pola ujian, serta mempersiapkan diri menghadapi wawancara.

“Saya mencoba memahami pola soal dan menyiapkan kemungkinan pertanyaan wawancara. Dengan begitu, saya bisa menjawab lebih terstruktur dan percaya diri saat seleksi,” tambahnya.

Ia juga menegaskan bahwa keberhasilannya tidak lepas dari dukungan berbagai pihak.
“Peran guru, orang tua, dan teman sangat besar. Guru memberikan bimbingan, orang tua selalu mendukung dan mendoakan, dan teman-teman menjadi support system saya selama proses ini,” tuturnya.

Selain Almira, beberapa siswa Smamda lainnya juga berhasil menembus jalur IUP di berbagai program studi, antara lain:
1. Abqary Rasyid Zaffa Al Habibie (12.1) – Kedokteran UNAIR
2. Raissa Ashalina Widiansyah (12.1) – Farmasi UNAIR
3. Shafa Kamilah Azalia Zahrani (12.1) – Kedokteran UNAIR & Kedokteran UB
4. Almira Azmi Prasetya (12.3) – Kedokteran UNAIR
5. Azalia Syarifa Azmi (12.3) – Psikologi UNAIR
6. Luthfia Nabila Fahmi (12.4) – Hukum UNAIR
7. Aisha Naila Kartika (12.9) – Hukum UNAIR

Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa siswa Smamda mampu bersaing tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga dalam program internasional yang memiliki standar seleksi lebih tinggi.

Pihak sekolah berharap capaian ini dapat menjadi motivasi bagi siswa lainnya untuk terus mengembangkan potensi diri, khususnya dalam kemampuan akademik dan bahasa asing, sehingga mampu meraih peluang di program-program unggulan seperti IUP.

Dengan prestasi ini, Smamda kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi unggul yang siap bersaing di kancah global.

Nur Azly

Author:

I Am the Admin