Semangat Musyawarah dan Inovasi Warnai Rapat Kerja SMA Muhammadiyah 2 Surabaya

SMAMDA.NET – Smamda Surabaya menggelar kegiatan Rapat Kerja (Raker) dan Family Gathering pada Kamis, 7 Mei 2026.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi seluruh guru dan karyawan untuk memperkuat sinergi, menyusun langkah strategis, serta menghadirkan inovasi demi kemajuan pendidikan di lingkungan sekolah.

Dalam sambutannya, Bapak Kepala Sekolah, Bapak Mukhlasin, S. T. M.Pd yang menekankan pentingnya semangat perubahan dan kemajuan dalam dunia pendidikan. Dalam sambutannya, beliau mengutip pesan dari Bapak Haedar Nashir.
“Kondisi Muhammadiyah saat ini karena impian dan cita-cita bapak-bapak Muhammadiyah pendahulu.” ujarnya

Beliau mengajak seluruh peserta menjadikan forum rapat kerja sebagai wadah menuangkan ide, gagasan, serta masukan yang membangun demi memajukan pendidikan bersama.

Selain itu, beliau menegaskan bahwa sekolah tidak boleh hanya mengikuti standar lembaga lain tanpa inovasi.

“Kita tidak bisa berpangku tangan dan hanya mengikuti standar sekolah atau lembaga lain. Harus ada kemajuan dan perubahan ke arah yang lebih baik,” ujar bapak mukhlasin lagi

Sementara itu, Ketua Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Surabaya, Dr. M. Ridwan, M.Pd menyampaikan bahwa setiap langkah positif pasti memiliki tantangan yang harus dihadapi bersama. Ia menekankan pentingnya musyawarah dalam mengambil keputusan sebagaimana terkandung dalam Surah Asy-Syura ayat 38, bahwa keputusan terbaik lahir dari musyawarah bersama dan diiringi sikap tawakal kepada Allah.

Ia juga mengingatkan bahwa penyelesaian masalah sebaiknya dilakukan melalui dialog dan kebersamaan, bukan secara individual (sepihak)

Pada sesi sambutan sekaligus pembukaan rapat kerja, Ketua Dikdasmen PNF PWM, Prof. Dr. Khozin, M. Si memaparkan pentingnya tahapan dalam pengelolaan program pendidikan, mulai dari penetapan, pelaksanaan, pengendalian (kontrol) hingga peningkatan mutu.

Dalam proses penetapan, beliau menyoroti pentingnya nilai tauhid dalam musyawarah. Menurutnya, musyawarah menjadi sarana untuk saling melengkapi dan menutupi kekurangan satu sama lain demi mencapai keputusan terbaik bersama.

Selain itu, beliau menegaskan bahwa sikap egaliter harus terus dibangun di lingkungan sekolah. Seluruh guru dan karyawan memiliki hak yang sama dalam menyampaikan pendapat serta berpartisipasi dalam pengambilan keputusan.

Dalam menghadapi tantangan masa depan, Prof. Khozin mengingatkan pentingnya menghindari “3K”, yaitu konflik, korupsi, dan kolot, agar lembaga pendidikan mampu terus berkembang secara sehat dan progresif.

Kegiatan rapat kerja berlangsung dengan tertib, khidmat, dan penuh semangat kekeluargaan.
Pada sesi pemaparan program kerja sekolah, Kepala SMA Muhammadiyah 2 Surabaya kembali mengajak seluruh guru untuk lebih berfokus pada perkembangan peserta didik.

Menurut beliau, tugas guru bukan sekadar mengajar di kelas, tetapi juga mendampingi siswa agar mampu berkembang menjadi pribadi yang percaya diri, aktif, dan memiliki jiwa kepemimpinan.

“Mari kita lebih berfokus pada perkembangan anak. Guru harus membimbing anak untuk menjadi leader, biarkan anak berperan dan biarkan mereka berproses,” jelas beliau.

Melalui kegiatan rapat kerja dan family gathering ini, SMA Muhammadiyah 2 Surabaya berharap seluruh guru dan karyawan semakin solid dalam membangun pendidikan yang unggul, humanis, inovatif, serta mampu mengembangkan potensi peserta didik di tengah dinamika perkembangan zaman.

Natasya Salsabila

Author:

I Am the Admin